sd3canduk@gmail.com

Momen Haru di SDN 3 Canduk: Kuraesin sebagai Plt, Estafet Kepemimpinan Berlanjut ke Nana Asrotin



CANDUK – Suasana khidmat menyelimuti halaman Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Canduk pada Kamis (23/4) pagi. Puluhan siswa, tenaga pendidik, berkumpul dalam upacara perpisahan emosional untuk melepas masa bakti Kuraresin, S.Pd.SD., yang selama 4 bulan menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah. Prosesi tersebut menandai babak baru bagi institusi pendidikan tersebut, seiring dengan penunjukan Nana Asrotin, S.Pd., sebagai nakhoda baru yang sebelumnya mengabdi di SD Negeri 1 Parungkamal.



Kehilangan sosok pemimpin sementara yang telah memberikan banyak arahan juga dirasakan oleh para guru di SDN 3 Canduk. Salah satu guru senior, Ibu Anita Tri Wahyuningsih, S.Pd., turut memberikan pandangannya mengenai sosok Kuraresin dan harapan besarnya terhadap kepemimpinan Nana Asrotin ke depannya. Beliau menyampaikan bahwa masa kepemimpinan Kuraresin memberikan dampak positif terhadap kekompakan tim pengajar di sekolah tersebut.
"Kami merasa sangat kehilangan sosok Pak Kuraresin yang selalu mengayomi dan memberikan teladan dalam bekerja. Beliau bukan sekadar atasan, tapi sudah seperti rekan diskusi yang luar biasa bagi kami para guru. Namun, kami juga sangat antusias menyambut Ibu Nana Asrotin dari SDN 1 Parungkamal. Kami siap memberikan dukungan penuh dan bersinergi dengan beliau agar SDN 3 Canduk semakin berprestasi dan mampu mencetak generasi yang cerdas serta berakhlak mulia," ungkap Anita Tri Wahyuningsih di sela-sela acara.

Peristiwa perpisahan yang berlangsung di bawah rindangnya pepohonan halaman sekolah tersebut bukan sekadar seremoni formal, melainkan bentuk apresiasi atas dedikasi Kuraresin dalam menjaga stabilitas dan kualitas belajar-mengajar di SDN 3 Canduk. Pengabdian beliau sebagai Plt dinilai telah meletakkan fondasi yang kuat bagi pengembangan karakter siswa. Namun, sesuai dengan regulasi dinas pendidikan, tongkat estafet harus segera diteruskan demi keberlanjutan manajemen sekolah yang definitif.


Mengenai mekanisme pergantian jabatan, pihak sekolah mengonfirmasi bahwa Nana Asrotin, S.Pd., telah ditetapkan sebagai Kepala Sekolah definitif melalui surat keputusan dari dinas terkait. Sebelumnya, Nana dikenal sebagai pendidik yang memiliki rekam jejak impresif di SD Negeri 1 Parungkamal. Kehadirannya diharapkan mampu membawa inovasi baru serta semangat segar bagi lingkungan belajar di SDN 3 Canduk, mengingat tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks di era digital saat ini.


Informasi mengenai prosesi birokrasi lebih lanjut mengungkapkan bahwa agenda serah terima jabatan (Sertijab) secara resmi tidak dilaksanakan di lingkungan sekolah. Berdasarkan jadwal yang telah disusun, kegiatan tersebut akan diselenggarakan di Aula Korwilcam Dindik Lumbir pada Jumat, 24 April 2026. Acara Sertijab tersebut direncanakan menjadi forum formal yang mempertemukan pemangku kepentingan pendidikan di wilayah Lumbir untuk menyaksikan pelantikan dan pengesahan administrasi kepemimpinan baru secara kolektif.


Selain aspek administratif, pihak sekolah menyatakan bahwa transisi ini telah dipersiapkan dengan matang agar tidak mengganggu aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM). Seluruh berkas manajerial dan program kerja sekolah telah disusun untuk diserahterimakan kepada pejabat baru. Kerja sama antara seluruh staf guru dalam mendukung masa peralihan tersebut menjadi faktor kunci dalam menjaga kondusivitas sekolah di tengah pergantian pimpinan yang terjadi di penghujung bulan April ini.


Di tengah rangkaian acara, Kuraresin, S.Pd.SD., tampak tak kuasa menahan haru saat memberikan sambutan terakhirnya di hadapan para siswa dan rekan sejawat. Beliau menekankan betapa pentingnya menjaga kekompakan dan dedikasi terhadap profesi guru sebagai bentuk ibadah dan pengabdian kepada bangsa.


"Hari ini saya berdiri di hadapan anak-anakku dan rekan-rekan semua dengan rasa syukur yang mendalam. Masa jabatan saya sebagai Pelaksana Tugas di SDN 3 Canduk mungkin berakhir hari ini, namun ikatan kekeluargaan yang telah kita bangun tidak akan pernah putus. Saya titipkan sekolah ini, saya titipkan masa depan anak-anak kita kepada Ibu Nana Asrotin. Beliau adalah sosok yang kompeten dan saya yakin di bawah kepemimpinan beliau, SDN 3 Canduk akan terbang lebih tinggi lagi," ujar Kuraresin dalam pidato perpisahan yang disambut riuh tepuk tangan hadirin.


Beliau juga menambahkan pesan khusus kepada para siswa agar tetap disiplin dalam menuntut ilmu.


"Kepada anak-anakku, teruslah belajar dengan giat. Jangan pernah merasa kehilangan semangat hanya karena pergantian pimpinan. Justru, jadikan momen ini sebagai motivasi untuk menunjukkan bahwa siswa SDN 3 Canduk adalah pribadi yang adaptif dan santun. Saya mohon pamit, dan terima kasih atas segala kenangan indah yang telah kita ukir bersama selama saya mengabdi di sini," tutupnya dengan nada bergetar.



Kehilangan sosok pemimpin sementara yang telah memberikan banyak arahan juga dirasakan oleh para guru di SDN 3 Canduk. Salah satu guru senior, Ibu Anita Tri Wahyuningsih, S.Pd., turut memberikan pandangannya mengenai sosok Kuraresin dan harapan besarnya terhadap kepemimpinan Nana Asrotin ke depannya. Beliau menyampaikan bahwa masa kepemimpinan Kuraresin memberikan dampak positif terhadap kekompakan tim pengajar di sekolah tersebut.


"Kami merasa sangat kehilangan sosok Ibu Kuraresin yang selalu mengayomi dan memberikan teladan dalam bekerja. Beliau bukan sekadar atasan, tapi sudah seperti rekan diskusi yang luar biasa bagi kami para guru. Namun, kami juga sangat antusias menyambut Ibu Nana Asrotin dari SDN 1 Parungkamal. Kami siap memberikan dukungan penuh dan bersinergi dengan beliau agar SDN 3 Canduk semakin berprestasi dan mampu mencetak generasi yang cerdas serta berakhlak mulia," ungkap Anita Tri Wahyuningsih di sela-sela acara.


Menjelang hari esok, atmosfer di Kantor Korwilcam Dindik Lumbir mulai dipersiapkan untuk menyambut para kepala sekolah yang akan melakukan serah terima jabatan. Penempatan Nana Asrotin di SDN 3 Canduk dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi antar-sekolah di wilayah Lumbir. Nana, yang dikenal sebagai figur yang disiplin, diharapkan dapat langsung beradaptasi dengan budaya kerja di Canduk.


Dengan terlaksananya perpisahan di tingkat sekolah hari ini, SDN 3 Canduk secara resmi memulai masa transisi singkat sebelum pemimpin baru menginjakkan kaki di kantor kepala sekolah pada awal pekan mendatang. Seluruh elemen sekolah, mulai dari penjaga sekolah hingga dewan guru, menyatakan kesiapan mereka untuk bekerja sama dengan kepala sekolah baru demi mencapai visi dan misi pendidikan yang lebih gemilang.


Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa dalam dunia pendidikan, rotasi kepemimpinan adalah hal lumrah yang bertujuan untuk penyegaran organisasi. Pengabdian Kuraresin akan selalu dicatat dalam sejarah SDN 3 Canduk, sementara visi Nana Asrotin dinantikan untuk membawa perubahan positif bagi generasi penerus bangsa di Desa Canduk.

Posting Komentar untuk "Momen Haru di SDN 3 Canduk: Kuraesin sebagai Plt, Estafet Kepemimpinan Berlanjut ke Nana Asrotin"