Skip to Content
Loading...
Eko Yuliansor
Eko Yuliansor
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?

Sabet Juara 2 Kanga’s Escape O2SN Lumbir, Adrian Pradipta Harumkan Nama SD Negeri 3 Canduk

Siswa SDN 3 Canduk, Adrian Pradipta Amzari, sukses sabet Juara 2 Kanga’s Escape pada O2SN Kecamatan Lumbir di Lapangan Cirahab. Simak kisahnya!

 


sdn3canduk.sch.id – Adrian Pradipta Amzari, siswa kelas 5 SD Negeri 3 Canduk, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan menyabet gelar Juara 2 dalam cabang olahraga Kanga’s Escape pada gelaran Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kecamatan Lumbir. Kompetisi sengit yang mempertemukan talenta-talenta muda terbaik dari berbagai sekolah dasar tersebut berlangsung dengan khidmat dan meriah di Lapangan Desa Cirahab, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas.

 

Keberhasilan Adrian dalam membawa pulang trofi kemenangan tidak lepas dari kerja keras dan disiplin tinggi selama masa persiapan. Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) SD Negeri 3 Canduk, Dion Antoni Saputra, menyatakan bahwa anak didiknya tersebut telah menunjukkan konsistensi yang luar biasa sejak awal latihan fisik dimulai. Menurutnya, cabang Kanga’s Escape membutuhkan kombinasi antara kecepatan, kelincahan, dan ketahanan mental yang kuat, sesuatu yang berhasil ditunjukkan oleh Adrian saat berlaga di Lapangan Desa Cirahab.

 

Lebih lanjut, Dion Antoni Saputra menjelaskan bahwa pihak sekolah memang memberikan perhatian khusus terhadap bakat-bakat non-akademik siswa, termasuk dalam bidang olahraga atletik anak (kids athletics) seperti Kanga's Escape. Pihaknya mengungkapkan bahwa tantangan terbesar selama masa pelatihan adalah menyelaraskan teknik lompat dan lari agar tetap efisien di medan lapangan yang dinamis. Namun, berkat ketekunan Adrian serta dukungan penuh dari pihak sekolah dan orang tua, hambatan-hambatan tersebut berhasil diatasi dengan sangat baik hingga berbuah podium kedua di tingkat kecamatan.

 

Dion juga menambahkan bahwa kompetisi O2SN pada tahun ini memiliki tingkat persaingan yang jauh lebih ketat dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Ia menyebutkan bahwa hampir seluruh sekolah mengirimkan representasi terbaik mereka yang telah dilatih secara intensif. Kendati demikian, performa Adrian di arena pertandingan tetap stabil dan tidak goyah oleh tekanan mental dari lawan-lawan tangguh yang mendominasi jalannya perlombaan sejak babak kualifikasi dimulai.

 

Ditemui usai upacara penyerahan piala di tepi Lapangan Desa Cirahab, rona bahagia dan bangga tidak dapat disembunyikan dari wajah Adrian Pradipta Amzari. Bocah kelas 5 SD tersebut mengaku sangat bersyukur atas pencapaian yang berhasil diraihnya, meski sempat merasa tegang sebelum peluit perlombaan ditiup oleh wasit.

 

"Saya merasa sangat senang dan tidak menyangka bisa menjadi Juara 2 di lomba Kanga’s Escape ini. Latihannya memang melelahkan setiap sore, tetapi Pak Dion selalu menyemangati saya untuk tidak mudah menyerah. Piala ini saya persembahkan untuk orang tua saya, teman-teman, dan tentunya untuk nama baik SD Negeri 3 Canduk," ujar Adrian dengan mata berbinar penuh semangat.

 

Di tempat yang sama, Dion Antoni Saputra selaku guru pembimbing sekaligus pelatih PJOK, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas daya juang yang diperlihatkan oleh Adrian sepanjang turnamen O2SN tingkat Kecamatan Lumbir berlangsung.

 

"Adrian adalah anak yang memiliki kemauan belajar yang sangat tinggi. Di kelas 5 ini, dia menunjukkan kematangan fisik dan mental yang luar biasa untuk ukuran atlet tingkat dasar. Hasil Juara 2 ini adalah buah dari tetesan keringatnya selama berminggu-minggu di sekolah. Kami selaku pihak pengajar sangat bangga, dan prestasi ini menjadi bukti bahwa keterbatasan sarana bukan penghalang untuk mencetak prestasi di tingkat kecamatan," kata Dion dengan penuh rasa bangga.

 

Prestasi yang diraih oleh Adrian Pradipta Amzari tersebut diharapkan tidak hanya berhenti sampai di sini, melainkan dapat menjadi pemantik semangat bagi siswa-siswi lainnya di SD Negeri 3 Canduk. Pihak sekolah berharap kemenangan di cabang Kanga’s Escape ini dapat menjadi momentum penting untuk menjaring lebih banyak bibit-bibit atlet muda potensial di masa mendatang yang siap mengharumkan nama daerah.

 

Dengan berakhirnya kompetisi O2SN tingkat Kecamatan Lumbir di Lapangan Desa Cirahab, Adrian kini kembali fokus pada kegiatan belajar mengajar di kelas 5. Walau begitu, piala perak yang kini dipajang di ruang prestasi sekolah akan selalu menjadi pengingat bahwa kerja keras, bimbingan yang tepat, dan tekad yang kuat akan selalu menemukan jalan menuju podium juara.

 

Berbagi

Postingan Terkait

Posting Komentar

Konfirmasi Penutupan

Apakah anda yakin ingin menutup pemutaran video ini?