- Diposting oleh : Sekolah Dasar Negeri 3 Canduk
- pada tanggal : Kamis, Juli 16, 2026
CANDUK — Memasuki hari ketiga pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah, SD Negeri 3 Canduk terus berkomitmen menciptakan atmosfer belajar yang menyenangkan sekaligus edukatif bagi para peserta didik baru. Pada pelaksanaan kegiatan yang berlangsung pada Rabu (15/7/2026) di halaman utama sekolah, pihak panitia sengaja mengemas acara dengan kombinasi dinamis antara permainan konsentrasi luar ruangan (outbound games) dan sosialisasi program penguatan karakter. Pendekatan persuasif dan rekreatif ini diterapkan agar para siswa baru dapat beradaptasi dengan lingkungan sekolah tanpa rasa takut, sekaligus memahami nilai-nilai kedisiplinan yang menjadi fondasi utama di satuan pendidikan tersebut.
Transformasi Karakter Lewat Tiga Program Unggulan
Dalam sesi pemaparan materi, pihak sekolah memperkenalkan tiga program inovatif yang dirancang khusus untuk membentuk kepribadian siswa yang berkarakter, religius, dan peduli lingkungan. Program-program tersebut bukanlah hal baru, melainkan kelanjutan dari keberhasilan implementasi yang telah berjalan secara konsisten sejak tahun ajaran 2024/2025 hingga saat ini. Keberadaan program ini diharapkan mampu menjadi pemandu arah bagi siswa baru dalam menjalani aktivitas harian mereka selama menempuh pendidikan di SD Negeri 3 Canduk.
Eko Yuliansor, S.Pd., selaku Guru Kelas 5 sekaligus Pemateri Utama kegiatan tersebut, menjelaskan secara rinci mengenai esensi dari ketiga program unggulan sekolah tersebut. Program pertama yang diperkenalkan adalah SendiRi atau Senin Disiplinkan Diri Sendiri. Melalui program ini, kegiatan yang dilakukan adalah pelaksanaan upacara bendera atau apel pagi setiap hari Senin sebagai langkah konkret untuk melatih kedisiplinan siswa sejak dini.
Tidak hanya sebatas melaksanakan apel, Eko Yuliansor menyebutkan bahwa pihak sekolah juga melakukan pemeriksaan berkala yang ketat terhadap kelengkapan pakaian dan atribut para siswa. Pemeriksaan tersebut meliputi pengecekan topi, dasi, sabuk, kaos kaki, hingga kewajiban menggunakan sepatu hitam. Selain atribut fisik, kebersihan pribadi siswa pun tidak luput dari perhatian, di mana para guru secara rutin melakukan pemeriksaan dan perapian kuku serta rambut demi menanamkan kebiasaan hidup rapi dan bersih.
Selanjutnya, program kedua yang diperkenalkan adalah Rabu Berseri, yang memilik kepanjangan Rabu Bersih, Sehat, dan Asri. Gerakan ini diawali dengan pelaksanaan senam pagi bersama yang melibatkan seluruh warga sekolah demi menjaga kebugaran fisik. Setelah aktivitas fisik selesai, kegiatan dilanjutkan dengan aksi gotong royong melakukan bersih-bersih lingkungan sekolah serta ruang kelas masing-masing. Pihak sekolah menegaskan bahwa keterlibatan aktif dari seluruh warga sekolah, mulai dari siswa hingga tenaga pendidik, menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian dan keasrian lingkungan belajar.
Program unggulan ketiga yang tidak kalah penting adalah JoSSa, sebuah akronim dari Jumat Sholat Duha Bersama. Melalui program religius ini, para siswa dibiasakan untuk melaksanakan ibadah sholat Duha secara berjamaah pada hari Jumat. Kegiatan bernuansa spiritual tersebut kemudian dilanjutkan dengan sesi muroja'ah atau mengulang hafalan surat-surat pendek serta ayat-ayat yang terdapat dalam Juz 'Amma, sebagai upaya memperkuat fondasi keagamaan dan moralitas anak didik.
Sinergi Pengelolaan dan Evaluasi Total
Teks berita mencatat bahwa keberhasilan pelaksanaan MPLS Ramah ini tidak lepas dari koordinasi yang solid di lini depan. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang secara inklusif dengan melibatkan guru kelas sebagai motor penggerak utamanya. Guru Kelas 1, Ida Mahmudah, S.Pd., ditunjuk secara khusus menjadi koordinator lapangan yang bertanggung jawab penuh atas teknis pelaksanaan operasional di lapangan, memastikan bahwa setiap anak kelas 1 mendapatkan pengalaman transisi yang nyaman dari masa taman kanak-kanak menuju sekolah dasar.
Sementara itu, pihak manajemen sekolah mengambil peran strategis dalam hal pengawasan mutu dan ketercapaian target program. Pimpinan sekolah memastikan bahwa setiap aktivitas yang berlangsung di halaman sekolah maupun di dalam kelas tetap berada dalam koridor ramah anak, edukatif, dan bebas dari unsur perpeloncoan. Evaluasi berkala dilakukan secara langsung di akhir hari pelaksanaan untuk melihat sejauh mana materi permainan konsentrasi dan pengenalan program dapat diserap oleh para siswa baru.
Pernyataan Langsung Pihak Sekolah
Ditemui di sela-sela memantau jalannya kegiatan di halaman sekolah, Kepala Sekolah SD Negeri 3 Canduk, Nana Asrotin, S.Pd.SD., memberikan penegasan langsung mengenai struktur organisasi kepanitiaan dan komitmen penjaminan mutu dari pihak manajemen terhadap keberlangsungan acara ini.
"Bahwa seluruh kegiatan MPLS Ramah di SD kami dikoordinir oleh guru kelas 1, kami hanya melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap seluruh kegiatan yang ada di sekolah kami," tegas Nana Asrotin saat memberikan keterangan resmi mengenai pembagian tugas para guru.
Di lokasi yang sama, Eko Yuliansor, S.Pd., selaku pemateri outbound dan pengenalan program, turut memberikan pernyataan langsung terkait antusiasme siswa serta target jangka panjang dari implementasi tiga program unggulan yang disosialisasikannya hari ini.
"Di MPLS hari ke-3 ini saya kebagian materi outbound game dan pengenalan program inovatif sekolah, kami memiliki tiga program unggulan yang sudah dilaksanakan sejak tahun ajaran 2024/2025 hingga sekarang," ujar Eko Yuliansor dengan optimis di hadapan para peserta.
Melalui sinergi yang kuat antara guru kelas selaku pelaksana taktis dan kepala sekolah sebagai pengawas kebijakan, hari ketiga MPLS Ramah di SD Negeri 3 Canduk sukses berjalan dengan tertib. Penanaman karakter berbasis kedisiplinan (SendiRi), kesehatan lingkungan (Rabu Berseri), dan spiritualitas (JoSSa) diharapkan tidak hanya menjadi pengenalan sesaat, melainkan menjadi gaya hidup yang melekat pada diri seluruh siswa baru dalam menempuh tahun ajaran 2026/2027.
