- Diposting oleh : Sekolah Dasar Negeri 3 Canduk
- pada tanggal : Sabtu, Agustus 01, 2026
sd3canduk.sch.id — Upaya untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan lingkungan sekolah terus digalakkan di wilayah Kabupaten Banyumas. Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap tumbuh kembang anak usia dini serta kesejahteraan para tenaga pendidik, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Lumbir menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan secara gratis di SD Negeri 3 Canduk, Kecamatan Lumbir. Program pemeriksaan kesehatan berkala ini menyasar seluruh warga sekolah tanpa terkecuali, mulai dari deretan siswa sekolah dasar hingga para guru dan staf pengajar.
Dalam kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh antusiasme tersebut, sebanyak 92 siswa-siswi yang terdaftar mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 mendapatkan pelayanan pemeriksaan medis secara menyeluruh dari tim medis Puskesmas Lumbir. Pelayanan gratis yang diberikan mencakup berbagai aspek indikator kesehatan dasar anak, di antaranya pemeriksaan kesehatan rongga mulut, kebersihan kuku, hingga pemeriksaan kebersihan serta kondisi gigi. Tidak hanya sekadar pemeriksaan fisik secara visual, para peserta didik juga diberikan kesempatan khusus untuk melakukan sesi konsultasi kesehatan ringan guna menanamkan pemahaman pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sejak dini.
Selain memprioritaskan kesehatan para peserta didik, kegiatan bakti kesehatan ini juga memberikan perhatian penuh kepada jajaran tenaga pendidik di lingkungan SD Negeri 3 Canduk. Para guru mendapatkan rangkaian pelayanan medis yang terfokus pada deteksi dini penyakit tidak menular, meliputi pemeriksaan tekanan darah (tensi) serta pengukuran kadar gula darah. Pihak Puskesmas Lumbir menegaskan bahwa pelayanan ini tidak berhenti pada tahap pemeriksaan semata; apabila dalam proses penapisan ditemukan indikasi atau gangguan kesehatan tertentu pada diri guru, pihak puskesmas siap memberikan tindak lanjut medis (follow-up) berupa pengobatan lanjutan maupun rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih memadai.
Informasi berita yang dihimpun mencatat bahwa program ini mendapat sambutan yang sangat positif dari pihak sekolah, di mana pihak Puskesmas Lumbir menyampaikan bahwa menjaga kesehatan warga sekolah merupakan langkah krusial dalam menciptakan iklim belajar-mengajar yang kondusif. Melalui pemeriksaan menyeluruh ini, potensi masalah kesehatan anak seperti karies gigi, kebersihan diri yang kurang terjaga, hingga risiko penyakit degeneratif pada guru dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin sebelum mengganggu proses pembelajaran di kelas.
Kepala Sekolah SD Negeri 3 Canduk, Nana Asrotin, S.Pd.SD, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan dedikasi yang ditunjukkan oleh tim medis Puskesmas Lumbir terhadap sekolah yang dipimpinnya.
"Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi kehadiran tim Puskesmas Lumbir yang telah berkenan hadir secara langsung memberikan pelayanan kesehatan gratis ini. Kehadiran program ini tentu sangat membantu kami dalam memastikan bahwa seluruh siswa, sebanyak 92 anak dari kelas 1 sampai kelas 6, berada dalam kondisi fisik yang prima untuk mengikuti proses belajar. Pemeriksaan kebersihan kuku, gigi, dan mulut ini menjadi edukasi langsung yang sangat berharga bagi anak-anak agar mereka terbiasa menjaga kebersihan diri," ujar Nana Asrotin, S.Pd.SD saat ditemui di sela-sela kegiatan.
Beliau juga menambahkan bahwa perhatian yang diberikan kepada para guru memberikan ketenangan tersendiri bagi pihak manajemen sekolah dalam menjaga performa dan kesehatan para pengajar.
"Tidak hanya anak-anak, para guru kami juga merasa sangat terbantu dengan adanya cek tensi darah dan gula darah gratis ini. Kesehatan guru adalah fondasi penting dalam menjaga kualitas pengajaran di kelas. Adanya jaminan tindak lanjut dari Puskesmas Lumbir jika ditemukan masalah kesehatan pada guru membuat kami merasa terayomi. Kami berharap kerja sama dan sinergi yang sangat baik antara SD Negeri 3 Canduk dan Puskesmas Lumbir ini dapat terus berlanjut secara rutin demi mewujudkan generasi sekolah yang sehat, cerdas, dan berprestasi," pungkas Nana Asrotin.
.jpg)