Pernahkah kamu merasa malu saat tidak sengaja berbicara kasar pada orang tua? Atau merasa takut saat melihat polisi di jalan padahal kamu tidak memakai helm?
Perasaan itu muncul karena di masyarakat kita ada yang namanya Norma. Tanpa norma, kehidupan kita akan kacau seperti lalu lintas tanpa lampu merah. Yuk, kita pelajari 4 norma penting yang berlaku di Indonesia supaya kamu jadi anak yang cerdas dan berkarakter!
Apa Itu Norma?
Secara sederhana, Norma adalah aturan atau kaidah yang berlaku di masyarakat sebagai panduan dalam berperilaku. Norma membantu kita membedakan mana yang boleh dilakukan dan mana yang harus dihindari.
1. Norma Agama
Norma agama
adalah sekumpulan aturan hidup yang bersumber dari wahyu Tuhan Yang Maha Esa.
Norma ini bersifat mutlak bagi pemeluk agamanya.
- Contoh Perilaku:
- Melaksanakan ibadah tepat waktu (Shalat, ke
Gereja, Pura, dll).
- Menjauhi larangan agama seperti mencuri atau
berbohong.
- Menghormati teman yang sedang beribadah meskipun
berbeda keyakinan.
- Sanksi: Tidak langsung diterima di dunia, melainkan berupa dosa yang akan dibalas di akhirat nanti, serta perasaan tidak tenang di hati.
2. Norma
Kesusilaan
Norma ini berasal
dari hati nurani manusia. Ini adalah tentang kejujuran dan bisikan kalbu
kita sendiri.
- Contoh Perilaku:
- Jujur saat mengerjakan ujian (tidak menyontek).
- Mengembalikan dompet yang ditemukan di jalan
kepada pemiliknya.
- Meminta maaf saat menyadari kesalahan yang
diperbuat.
- Sanksi: Munculnya rasa penyesalan, rasa bersalah, dan malu terhadap diri sendiri.
3. Norma
Kesopanan
Norma kesopanan
adalah aturan yang timbul dari pergaulan masyarakat. Ini sangat dipengaruhi
oleh adat istiadat dan kebiasaan di suatu tempat.
- Contoh Perilaku:
- Mengucapkan salam atau mengetuk pintu saat
bertamu.
- Menggunakan tangan kanan saat memberikan barang
kepada orang lain.
- Tidak berbicara kasar atau membentak orang yang
lebih tua.
- Sanksi: Berupa teguran, dikucilkan oleh masyarakat, atau dicemooh (dianggap tidak tahu tata krama).
4. Norma Hukum
Norma hukum
adalah aturan yang dibuat oleh negara atau lembaga resmi. Sifatnya tegas,
tertulis, dan memaksa siapa pun untuk mematuhinya.
- Contoh Perilaku:
- Mematuhi peraturan lalu lintas (memakai helm,
berhenti saat lampu merah).
- Tidak melakukan tindakan kriminal (pencurian,
kekerasan).
- Wajib membayar pajak atau memiliki identitas
(seperti KIA untuk anak).
- Sanksi: Sangat tegas dan nyata, mulai dari denda, hukuman fisik (penjara), hingga pencabutan hak-hak tertentu.
Tabel
Ringkasan Norma, Contoh, dan Sanksi
|
Jenis Norma |
Sumber |
Sanksi Utama |
|
Agama |
Tuhan |
Dosa & Siksa
Akhirat |
|
Kesusilaan |
Hati Nurani |
Penyesalan
& Rasa Malu |
|
Kesopanan |
Pergaulan Masyarakat |
Dicela &
Dikucilkan |
|
Hukum |
Negara/Pemerintah |
Denda & Penjara |
Uji Kemampuan: Seberapa Paham Kamu Tentang Norma?
Yuk, asah otakmu dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan singkat di bawah ini! Tuliskan jawabanmu di kolom komentar ya.
Aturan yang bersumber dari wahyu Tuhan dan memiliki sanksi berupa dosa disebut ?
Jika seseorang menyontek saat ujian, ia sebenarnya telah melanggar norma ............ karena tidak mendengarkan hati nuraninya.
Mengucapkan salam saat masuk ke rumah orang lain adalah contoh penerapan norma ............ yang berlaku di masyarakat.
Berbeda dengan norma lainnya, norma hukum memiliki sanksi yang bersifat tegas dan nyata, seperti ............ atau denda.
Tujuan utama diciptakannya norma-norma di dalam kehidupan bermasyarakat adalah untuk menciptakan ............ dan ketertiban.

Posting Komentar untuk "4 Norma yang berlaku di Masyarakat dan Contohnya (Materi PPKn Kelas 6)"