Pernahkah kamu membayangkan bagaimana jadinya jika tubuh
kita tidak memiliki tulang? Atau apa yang membuat tangan kita bisa memegang
pensil dengan kuat?
Halo, Sobat Cilik! Hari ini kita akan mengungkap "mesin
hebat" di dalam tubuh kita yang bernama Sistem Gerak . Tanpa sistem
ini, kita hanya akan tergolek lemas seperti jeli. Yuk, kita pelajari bagaimana
tulang dan otot bekerja sama membuat kita bisa berlari, menari, hingga bermain
bola!
1. Alat Gerak Pasif : Si Kokoh Tulang
Tulang disebut sebagai alat gerak pasif karena ia
tidak bisa bergerak sendiri. Tulang membutuhkan bantuan otot untuk berpindah
tempat.
Fungsi Utama Tulang:
- Penopang
Tubuh: Agar kita bisa berdiri tegak.
- Pelindung
Organ Vital: Tengkorak melindungi otak, dan tulang rusuk melindungi
jantung serta paru-paru.
- Tempat
Melekatnya Otot: Otot yang menempel pada tulang untuk menariknya saat
bergerak.
Pembagian Rangka Manusia:
- Rangka
Kepala (Tengkorak): Melindungi otak dan membentuk wajah.
- Rangka
Badan: Meliputi tulang belakang, tulang rusuk, dan tulang dada.
- Rangka
Anggota Gerak: * Lengan (Tangan): Untuk menulis, memegang, dan
mengangkat.
- Kaki:
Untuk berjalan, melompat, dan berlari.
2. Alat Gerak Aktif: Si Perkasa Otot
Nah, kalau tulang adalah rangkanya, maka Otot adalah
mesinnya! Otot disebut alat gerak aktif karena memiliki kemampuan untuk
berkontraksi (memendek) dan relaksasi (memanjang).
Jenis-Jenis Otot yang Perlu Kamu Tahu:
·
Otot Polos Organ dalam (lambung, usus) Otomatis
(di luar kesadaran)
·
Otot Lurik Melekat pada rangka Menurut
perintah otak (sadar)
·
Otot Jantung Hanya di Jantung Terus
menerus tanpa lelah
3. Sendi: Engsel Ajaib Tubuh Kita
Bagaimana mungkin tulang yang keras bisa ditekuk? Jawabannya
adalah Sendi . Sendi adalah penghubung antar tulang.
- Sendi
Putar: gerakan memutar (contoh: tulang leher).
- Sendi
Engsel: Gerakan satu arah seperti pintu (contoh: siku dan lutut).
- Sendi
Peluru: Gerakan ke segala arah (contoh: hubungan tulang lengan atas
dan bahu).
- Sendi
Pelana: Gerakan dua arah (contoh: pangkal ibu jari).
4. Tips Menjaga Kesehatan Organ Gerak
Agar tubuh tetap lincah sampai tua, kita harus merawat organ
gerak kita sejak dini. Caranya mudah:
- Makan
makanan berkalsium: Minum susu dan makan sayuran hijau.
- Berjemur
di pagi hari: Untuk mendapatkan Vitamin D bagi tulang.
- Duduk
dengan posisi tegak: Hindari kebiasaan membungkuk agar tulang belakang
tidak mengalami kelainan (seperti Lordosis, Kifosis, atau Skoliosis).
- Olahraga
teratur: Agar otot tetap kuat dan tidak kaku.
💡 Kamu tahu? Saat
lahir, bayi memiliki sekitar 270 tulang. Namun, saat dewasa, jumlahnya
berkurang menjadi 206 tulang karena beberapa tulang menyatu seiring
pertumbuhan!
Penutup Memahami organ gerak membuat kita lebih
bersyukur atas kesempurnaan tubuh yang diberikan Tuhan. Yuk, mulailah hari ini
lebih sayang pada tubuhmu dengan rajin bergerak dan makan bergizi!
Uji Pemahamanmu! (Soal Isian Singkat)
Setelah membaca materi di atas, yuk coba jawab 5 pertanyaan
singkat di bawah ini untuk mengetes sejauh mana kamu memahami sistem gerak
kita!
- Tulang
disebut sebagai alat gerak pasif, sedangkan otot disebut sebagai alat
gerak ............
- Bagian
rangka yang berfungsi untuk melindungi organ vital seperti otak adalah
............
- Jenis
otot yang bekerja secara otomatis di luar kesadaran kita dan terdapat pada
saluran pencernaan disebut ............
- Sendi
yang memungkinkan gerakan ke segala arah, seperti pada pertemuan tulang
lengan atas dengan gelang bahu, adalah ............
- Kebiasaan
posisi duduk yang salah sehingga tulang belakang melengkung ke arah
samping disebut ............
Punya pertanyaan tentang tulang atau otot? Tulis di kolom
komentar di bawah ya, mari kita diskusi!

Posting Komentar untuk "Mengenal Sistem Organ Gerak Manusia (Materi IPAS Kelas 6)"