sd3canduk@gmail.com

Perbedaan RPP, Modul Ajar, dan PPM: Mana yang Paling Efektif untuk Guru?



Dunia pendidikan terus bertransformasi, dan pada saat yang sama, istilah dalam administrasi guru pun ikut berkembang. Jika dulu kita hanya mengenal RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) , kini muncul istilah Modul Ajar (MA) dan yang terbaru adalah Perencanaan Pembelajaran Mendalam (PPM) .

Bagi Anda para pendidik yang ingin meningkatkan kualitas pengajaran sekaligus melengkapi administrasi kurikulum terbaru, memahami perbedaan ketiganya adalah hal wajib. Mari kita bedah satu per satu secara mendalam.

1. RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): Si Klasik yang Efisien

RPP telah lama menjadi "senjata" guru utama di kelas. Secara struktur, RPP dirancang untuk menjadi panduan operasional yang ringkas namun tetap terarah.

Komponen Utama RPP:

  • Tujuan Pembelajaran: Apa yang ingin dicapai siswa?
  • Langkah-Langkah Kegiatan: Prosedur pembukaan, inti, dan penutup.
  • Asesmen: Penilaian untuk mengukur ketercapaian materi.

Kelebihan: Sangat fokus pada pelaksanaan teknis di kelas tanpa banyak beban administrasi tambahan.

2. Modul Ajar (MA): Versi Lebih Lengkap dan Mandiri

Seiring penerapan Kurikulum Merdeka, Modul Ajar hadir sebagai evolusi dari RPP. Jika RPP hanya berupa rencana, Modul Ajar berfungsi layaknya paket lengkap yang membantu guru dan siswa dalam proses belajar-mengajar.

Apa yang Membedakan Modul Ajar?

Selain memuat komponen RPP, Modul Ajar memiliki elemen tambahan yang sangat krusial:

  • Asesmen Diagnostik (Awal): Digunakan untuk memetakan kemampuan siswa sebelum mulai belajar.
  • Asesmen Formatif & Sumatif (Akhir): Evaluasi berkelanjutan selama proses.
  • Media Pembelajaran: Dilengkapi dengan bahan terbuka, lembar kerja siswa (LKS), dan referensi tambahan.

Poin Penting: Modul Ajar dirancang agar guru tidak perlu lagi mencari referensi eksternal secara terpisah karena semuanya sudah terintegrasi.

3. Perencanaan Pembelajaran Mendalam (PPM): Standar Baru tahun 2026

Berdasarkan panduan pendidikan terbaru, kini muncul istilah Perencanaan Pembelajaran Mendalam (PPM) . Ini bukan sekedar pergantian nama, melainkan perubahan paradigma dalam penyusunan rencana terbuka.

Keunggulan PPM dibandingkan RPP dan MA:

PPM tidak langsung melompat ke tujuan pembelajaran. Ia diawali dengan satu tahap krusial: Tahap identifikasi.

  • Produksi Kebutuhan: Guru melakukan analisis mendalam terhadap karakteristik siswa, lingkungan sekolah, dan tantangan yang ada.
  • Pembelajaran Bermakna: Fondasi pengenalan ini memastikan bahwa materi yang diajarkan benar-benar relevan dengan kehidupan nyata siswa ( pembelajaran bermakna ).
  • Struktur Holistik: PPM mengintegrasikan profil pelajar dengan pencapaian pembelajaran secara lebih menyatu.

Tabel Perbandingan: RPP vs Modul Ajar vs PPM

Fitur

RPP

Modul Ajar (MA)

Perencanaan Pembelajaran Mendalam (PPM)

Kompleksitas

Sederhana/Ringkas

Lengkap

Sangat Mendalam

Fokus Utama

Pelaksanaan Kelas

Kemandirian Belajar

Identifikasi & Makna

Komponen

Tujuan, Langkah, Skor

Tujuan, Langkah, Media, Asesmen Awal/Akhir

Identifikasi, Fondasi Makna, Komponen Lengkap

Media Terbuka

Terpisah

Terintegrasi

Terintegrasi & Kontekstual

 

Kesimpulan: Mana yang Harus Digunakan?

Pemilihan antara RPP, Modul Ajar, atau PPM sangat bergantung pada regulasi sekolah dan kurikulum yang Anda gunakan. Namun, jika Anda ingin menciptakan suasana kelas yang lebih adaptif dan berdampak pada siswa, mulailah menerapkan Perencanaan Pembelajaran Mendalam (PPM) adalah langkah yang bijak.

Dengan memahami perbedaan ini, Anda tidak hanya sekedar menggugurkan kewajiban administrasi, namun benar-benar merancang masa depan siswa melalui persiapan yang matang.

 

Posting Komentar untuk "Perbedaan RPP, Modul Ajar, dan PPM: Mana yang Paling Efektif untuk Guru?"