LUMBIR – SD Negeri 3 Canduk, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas, terus berinovasi dalam pemberdayaan pendidikan karakter religius melalui program unggulan bertajuk "JoSSa" (Jumat Sholat Duha Sambung Juz 'Amma) yang dilaksanakan secara rutin setiap pekan.
Program tersebut menjadi wadah bagi seluruh warga sekolah untuk memulai aktivitas di hari Jumat dengan sujud syukur dan lantunan ayat suci, guna menciptakan suasana pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai spiritual.
Kepala SD Negeri 3 Canduk, Ukhrowiyah, S.Pd., menjelaskan bahwa pelaksanaan program ini merupakan upaya nyata sekolah dalam membiasakan ibadah sunnah dan kecintaan terhadap Al-Qur'an sejak usia dini.
Menurut Ukhrowiyah, pemilihan model imam bergiliran dalam program tersebut dilakukan agar terjadi variasi suasana ibadah, di mana tugas imam dipercayakan kepada para pendidik yaitu Pak Susanto, Pak Rahmat, dan Pak Eko Yuliansor.
Pihak sekolah meyakini bahwa keterlibatan aktif para guru pria sebagai teladan dalam sholat berjamaah tersebut memberikan dampak psikologis yang positif bagi kedisiplinan beribadah para peserta didik.
“Kami ingin merancang kebiasaan bahwa sekolah bukan hanya tempat mengejar nilai akademik, tetapi juga tempat untuk memupuk batin dan karakter mulia melalui program JoSSa ini,” ujar Ukhrowiyah saat ditemui di sela kegiatan.
Beliau menambahkan bahwa keinginan program tersebut sangat krusial, mengingat saat ini JoSSa telah memasuki tahun kedua sejak pertama kali diluncurkan pada awal tahun pelajaran 2024/2025 yang lalu.
Ukhrowiyah menegaskan bahwa selama satu tahun berjalan, program tersebut telah menunjukkan perkembangan signifikan terhadap kemampuan hafalan Juz 'Amma siswa yang dilakukan secara sambung-menyambung (estafet) setiap minggunya.
“Alhamdulillah, program ini sudah berjalan satu tahun dari tahun pelajaran 2024/2025 hingga sekarang, dan kami melihat antusiasme anak-anak yang sangat luar biasa saat mengikuti setiap rangkaiannya,” ungkapnya dengan bangga.
Lebih lanjut, program tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial belaka, melainkan mampu menjadi identitas unik yang membedakan SD Negeri 3 Canduk dengan lembaga pendidikan lainnya di wilayah Lumbir.
Ukhrowiyah menyampaikan bahwa konsistensi Pak Susanto, Pak Rahmat, dan Pak Eko Yuliansor dalam memimpin penyiaran ibadah tersebut menjadi pilar utama tegaknya program religi ini di lingkungan sekolah.
“Harapan besar kami semoga program JoSSa tetap berlangsung secara istikamah dan benar-benar menjadi program unggulan yang menakjubkan bagi SD Negeri 3 Canduk ke depannya,” tutur Ukhrowiyah penuh harap.
Ia juga berharap melalui kegiatan tersebut , para lulusan sekolah ini nantinya memiliki bekal spiritual yang kuat serta hafalan surat-surat pendek yang fasih untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Sinergi antara kepala sekolah, para guru imam, dan dukungan orang tua siswa dalam menyukseskan program tersebut menjadi modal utama bagi sekolah untuk terus mempertahankan kualitas karakter pendidikan.
Kegiatan Jumat pagi di SD Negeri 3 Canduk kini selalu diwarnai dengan kekhusyukan doa, menandai komitmen sekolah dalam mencetak generasi yang cerdas secara intelektual namun tetap rendah hati secara spiritual melalui JoSSa.

Posting Komentar untuk "Spiritualitas di Sekolah: Program 'JoSSa' Perkuat Karakter Religius Siswa SD Negeri 3 Canduk"