LUMBIR – Guna memperkuat ikatan emosional dan sinkronisasi pola asuh antara sekolah dan keluarga, SD Negeri 3 Canduk, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas, resmi meluncurkan kembali program unggulan bertajuk "Wakun Lirid" atau Waktu Kunjungan Wali Murid pada awal semester tahun ajaran 2025/2026 ini.
Program tersebut dirancang sebagai instrumen bagi tenaga pendidik untuk menggali informasi komprehensif mengenai latar belakang, kebiasaan, hingga dinamika pergaulan peserta didik selama berada di lingkungan rumah.
Kepala SD Negeri 3 Canduk, Ukhrowiyah, S.Pd., menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan langkah strategi untuk memetakan potensi dan tantangan yang dihadapi siswa sebelum proses belajar mengajar di kelas baru berjalan terlalu jauh.
Menurut Ukhrowiyah, melalui kunjungan langsung ke rumah-rumah warga tersebut , guru kelas dapat mengamati secara objektif bagaimana tingkat keterbukaan anak terhadap orang tua mereka dalam kesekharian.
Pihak sekolah menilai bahwa data mengenai siapa anak bergaul dan bagaimana mereka menghabiskan waktu luang sangat krusial agar guru memiliki gambaran utuh mengenai profil peserta didik yang sedang diampunya.
“Kami ingin memastikan bahwa antara apa yang kami lihat di sekolah dan apa yang terjadi di rumah adalah satu kesatuan yang utuh untuk mendidik anak secara tepat sasaran,” ujar Ukhrowiyah saat ditemui di ruang kerjanya.
Ia menambahkan, program Wakun Lirid sebenarnya sempat terhenti cukup lama akibat pengaturan aktivitas sosial, namun kini berhenti untuk digulirkan kembali karena urgensinya yang sangat tinggi.
“Program ini akhirnya sudah berjalan kembali secara efektif pada tahun pelajaran 2025/2026 setelah sebelumnya sempat vakum total akibat dampak pandemi Covid-19 yang melanda beberapa tahun silam,” jelasnya dengan nada optimis.
Bagi para guru, informasi mengenai kebiasaan belajar anak di rumah tersebut berfungsi sebagai kompas dalam menentukan metode pendekatan pedagogis yang paling sesuai dengan karakter masing-masing individu.
Ukhrowiyah menegaskan bahwa setiap anak memiliki keunikan, sehingga masukan dari orang tua melalui dialog santai di rumah menjadi kunci utama keberhasilan pendidikan karakter di sekolah.
“Dengan datang langsung, kami dapat melihat apakah anak ini tipe yang mandiri atau justru membutuhkan bimbingan ekstra karena mungkin di rumah mereka cenderung tertutup atau kurang pengawasan,” imbuh beliau.
Lebih lanjut, kunjungan tersebut juga dimaksudkan untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap SD Negeri 3 Canduk, bahwa sekolah tidak hanya menuntut nilai akademik, tetapi peduli pada kesejahteraan mental anak.
Para orang tua menyambut baik langkah reaktivasi program ini karena mereka merasa memiliki wadah langsung untuk berkeluh kesah mengenai kendala yang dialami anak saat belajar di rumah.
“Harapan saya, dengan adanya Wakun Lirid, tidak ada lagi sekat komunikasi antara orang tua dan guru, sehingga jika ada masalah pada anak, kita bisa mendeteksi dan mencari solusinya sejak dini,” pungkas Ukhrowiyah menutup pembicaraan.
Melalui konsistensi program Wakun Lirid, SD Negeri 3 Canduk berkomitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang harmonis dan responsif terhadap kebutuhan tumbuh kembang seluruh peserta didiknya di wilayah Lumbir.

Posting Komentar untuk "Sinergi Pendidikan: SD Negeri 3 Canduk Hidupkan Kembali Program 'Wakun Lirid' Guna Bedah Karakter Siswa"