
Upacara-Senin-SDN-3-Canduk-Program-SenDiRi.
SDN 3 CANDUK – Memasuki hari pertama Semester 2 Tahun Ajaran 2025/2026, suasana di SDN 3 Canduk tampak berbeda. Senin (5/1/2026), ribuan langkah kaki siswa yang rapi dengan sepatu hitam seragam memasuki gerbang sekolah, menandai dimulainya kembali rutinitas positif melalui program unggulan SenDiRi (Senin Disiplinkan Diri Sendiri) .
Apa yang membuat program ini begitu istimewa dan mengapa SDN
3 Canduk terus mempertahankannya? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Budaya Disiplin yang Berkelanjutan
Program SenDiRi bukanlah sebuah program musiman.
Inovasi ini merupakan komitmen jangka panjang yang telah sukses dijalankan
secara konsisten oleh pihak sekolah sejak awal tahun ajaran 2024/2025.
Tujuannya jelas: membentuk karakter siswa agar memiliki
integritas dan kerapian yang tinggi. Melalui program tersebut, sekolah secara
rutin melakukan pengawasan ketat terhadap standar atribut sekolah, antara lain:
- Keseragaman
pakaian sekolah sesuai hari.
- Penggunaan
atribut wajib (Topi dan Dasi).
- Standarisasi
sepatu wajib berwarna hitam.
Lebih dari Sekadar Seragam: Kebersihan Pribadi Jadi
Prioritas
Penerapan aturan tersebut terbukti efektif dalam menjaga
kedamaian, bahkan di hari pertama setelah libur panjang. Dalam aksi pemeriksaan
rutin yang dilakukan oleh tim pengajar, aspek yang dinilai tidak hanya sebatas
pakaian.
Para guru melakukan pengecekan mendalam terhadap kebersihan
kuku dan kerapian rambut seluruh peserta didik. Pihak sekolah berpendapat bahwa
menjaga kebersihan diri adalah fondasi utama dari kedisiplinan mental siswa.
Anda tahu? Evaluasi program rutin SenDiRi menunjukkan
peningkatan signifikan pada kesadaran orang tua dalam mendukung kesiapan
sekolah anak-anak mereka.
Kata Tokoh: Dampak Nyata bagi Karakter Siswa
Pembina Upacara sekaligus Guru Kelas 4 SDN 3 Canduk, Anita
Tri Wahyuningsih, S.Pd. , memberikan penjelasan mendalam mengenai dampak
positif dari program ini.
“Program SenDiRi ini sudah kami laksanakan sejak awal
tahun ajaran 2024/2025. Kami tetap konsisten menjalankannya karena dampaknya
sangat luar biasa bagi karakter anak-anak,” ungkap Anita di sela-sela
kegiatan lapangan.
Menurut beliau, momentum awal semester genap tahun 2026 ini
sangat krusial untuk mengingatkan kembali ingatan siswa tentang pentingnya
disiplin diri. Ia menegaskan bahwa pihak sekolah tidak ingin anak-anak menjadi
kendur dalam menaati aturan hanya karena terbuai suasana liburan.
“Kami memeriksa dasi, topi, hingga kebersihan kuku untuk
mengedukasi siswa bahwa kesehatan pribadi dan kerapian adalah bagian dari
kesiapan belajar. Hasilnya, tingkat pelanggaran atribut kini menurun drastis
dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” tambah Anita secara rinci.
Menuju Lingkungan Belajar yang Kondusif
Kedisiplinan yang terpancar di SDN 3 Canduk kini telah
menjadi identitas atau budaya yang mengakar kuat. Dengan semangat SenDiRi
, diharapkan lingkungan belajar tidak hanya menjadi tempat menuntut ilmu secara
akademik, tetapi juga menjadi wadah terbentuknya etika dan karakter yang
cerdas.
Mari kita terus mendukung program-program positif sekolah
demi masa depan generasi bangsa yang lebih tertib dan berintegritas!
Posting Komentar untuk "Membentuk Karakter Melalui Program “SenDiRi” di SDN 3 Canduk: Konsistensi Disiplin Sejak Dini"